Wednesday, August 28, 2019

Pengalaman Eyelash Extension

Hi! Apa kabar cantikuuu, sudah lama diriku enggak update blog ini :D
Pada tulisan ini, aku mau share pengalaman  pasang eyelash extension. Dan ini BUKAN ENDORSE YA PURE PENGALAMAN PRIBADI. :D
Beberapa orang pasti ragu untuk pasang eyelash ya? yap aku juga awalnya ragu wkwkwk
Entah bisikan dari mana tiba-tiba aku random banget pengen eyelash.

Akhirnya aku memutuskan untuk pasang eyelash di @daf.pradipa_eyelash studionya ada di Kalibata. Mereka buka setiap hari loh dari Senin-Minggu Jam 09.00-19.00. Untuk lokasi mereka agak ngumpet memang, tapi ada kok di maps cari aja Daf Eyelash Studio ini link mapsnya :

https://www.google.co.id/maps/place/DAF+Eyelash+Studio/@-6.2628343,106.8461894,17z/data=!4m5!3m4!1s0x2e69f3230781932b:0x13e1384516e88b54!8m2!3d-6.2628396!4d106.8483718

Nah waktu itu aku datang kecepetan jadi belum buka (hahahahah kepagian neng :D)
alhasil aku nunggu sekitar 1 jam dulu, aku duduk di pinggir jalan trus ke alfmart deket situ, ya gitudah gak jelas, paling gak enak emang nunggu  wkwk jadi curhat.
Pas udah buka aku langsung balik lagi ke studio daf, eh ternyata udah ada 2 orang yang antri nunggu disitu , jadi aku antrian yang ketiga.

Saat pertama kali datang kamu akan ditanya mau tipe eyelash kayak apa. Berhubung gue random gak ada bayangan mau kayak gimana wkwkwk akhirnya gue tanya-tanya disana tipenya apa aja, dan gue disuruh buka ig mereka dulu buat liat hasil pekerjaan mereka.

Akhirnya gue jatuh pada pilihan Double 2D murah hanya seharga 160k. Jadi katanya si 1 helai bulu mata asli kita akan dipasang 2 helai bulu mata 2D. Setelah tau tipe apa yang kita mau, nanti akan ditanya lagi mau panjang yang berapa mm, saat itu gue berfikir semakin panjang dan lentik, mungkin gue bakal kayak barbie (bukan barbie kumlasar* ya wkwkkw), finally gue milih 11-12 mm. Sebenarnya sih ukuran panjang bulu mata seharusnya menyesuaikan besarnya mata ya, karena kelopak dan mata aku besar jadi aku cocok aja pakai yang 11-12 mm, kalau kelopak dan mata kamu kecil jangan pakai yang sepanjang aku.


Setelah beres milih tipe dan ukuran, akhirnya aku dipersilahkan untuk memulai tindakan. Disana ada 3 mbak yang bakal mempercantik bulu mata kamu hehe. Aku lupa waktu itu sama mbak siapa namanya, kalau gak salah sama mbak Indah yang pakai jilbab. Sebelum mulai, riasan mata kita dibersihkan dulu, dan itu  gak kasar, mbaknya mengerjakan dengan lembut. Setelah bersih baru ditempel satu-satu, bener-bener satu persatu setelaten itu, bulu mata asli saya gak ada yang di gunting. Denger-denger ada beberapa salon yang nakal, si bulu mata asli kita di ratain dan di gunting, kalau di daf ini enggak. Selama proses gak sakit sih, cuma pegel aja merem dan di pantengin lampu ke muka yang lama-lama berasa anget panas juga. Proses selesai selama 1 jam.

Saat semua bulu mata selesai dipasang, kita diminta untuk ngedipin mata alias merem melek, buat cek apakah ada yang kurang pas nanti mbaknya akan adjust lagi.
Waktu pertama liat bulu mata ku astagaa, panjang banget wkwkwkwkkw awkward pasti iya tapi karena belum terbiasa aja.

ini rekapan foto bulu mata aku, maaf kalau gak terlalu jelas awalnya emang gak niat update di blog, biasa random wkwk:


Sebelum:










Sesudah:





Di foto aja bareface udah onpoint banget ya (maafkan masker dan obat jerawatnya wkwk)
Setalah pasang eyelash aku gak ngerasa ganjel atau gatal. bener-bener nyaman aja mungkin tergantung salon dan lemnya kali ya. alhamdulillah aku gak ngerasa ada efek samping buruk.

Untuk ketahanan eyelash sendiri rata-rata 2 bulan.
Aku pasang tanggal 14 Juni 2019 dan sampai blog ini di update masih ada sisa sedikit bulunya, sebagus itu di daf. Bulu mata asliku pun gak rontok banyak, masih banyak sisa dimata gak bikin botak.

Tips untuk yang mau dan sudah pakai eyelash:
  1. Kenali bentuk mata dan wajah kamu dulu ya untuk mengetahui tipe dan ukuran eyelashnya.
  2. Cuci mukanya hati-hati jangan terlalu kasar di bagian mata.
  3. Jangan bersihkan makeup terutama bagian mata pakai pembersih yang oil based, katanya bisa mempengaruhi ketahanan eyelash.
  4. Bagi yang berkacamata saran saya pakai eyelash jangan yang panjang, nanti kepentok lensa wkwk.


Cukup sekian blog akuuu, semoga membantu.








































Monday, December 12, 2016

Pengalaman Veneer Gigi

Hi Beauty!

Disini aku akan share pengalaman aku pakai veneer gigi. Kenapa aku memutuskan untuk share? karena sebelum aku memutuskan untuk pakai veneer , aku browsing d ulu testimoni orang-orang yang sudah pakai veneer, dan aku agak sulit menemukan testimoni yang benar-benar dari gigi yang teramat rusak (kebetulan gigi aku rusak parah), yang aku temuin adalah testi dari orang-orang yang mnenurut aku giginya itu udah bagus (lebih bagus dari kondisi gigi aku). Disini aku mau membantu jeng sis yang nasibnya kaya aku yg punya gigi jelek dari lahir 😫.


aku menderita diastema atau yang lebih dikenal dengan nama gigi jarang/berjarak. Diastema itu ciri-cirinya gigi seri terdapat jarak. Diastema aku lumayan jauh jaraknya (bukannya lumayan lagi sih tapi jauuuh bgt malah) dan yang lebih parahnya lagi aku cuma punya gigi seri 3, yang 1 aku ga tau kemana dia tak tumbuh hikssss, yang dua itu diastemanya jauh, yang 1 nya lagi keropos. sayangnya aku ga punya foto untuk kondisi gigi aku yang rusak parah itu untuk jadi koleksi foto pribadi aja aku malu tapi sekarang aku nyesel ga punya foto gigi lama aku karna aku ga bisa mengenang susahnya tersenyum pakai gigi itu😭, kalo jeng sis mau tau kurang lebih gigi aku kaya spongebob persis ditambah gigi keropos di sampingnya ihhh.


Setelah hidup dengan kondisi gigi mengenaskan selama kurang lebih 21 tahun, akhirnya tepat setelah aku ulang tahun aku memutuskan untuk memperbaiki gigi aku. Motivasi aku untuk melakukan perawatan adalah aku ingin punya senyum normal dan ingin mengambalikan kepercayaan diri aku, coba jeng sis banyangin punya gigi yang ompong di depan trus kalo nyengir cuma kliatan 4 gigi itu pun jaraknya jarang-jarang (yang normalnya orang tersenyum terlihat 8 gigi)  pasti ga pede kan? apalagi pacar ngelirik cewe lain yang giginya rapih bgt uhhh sakit banget rasanyaaaaa pemirsaahhhhhh😭


Setah patah hati 💔 aku bertekad berubah. dengan bermodalkan nekad, aku browsing klinik gigi yang ada layanan veneernya. dan pilihan aku jatuh pada www.tigadental.com , karena menurut aku klinik gigi tersebut yang paling memberikan kemudahan informasi kepada pasien mengenai harga dan macam-macam perawatan yang tersedia melalui websitenya, kalau klinik gigi yang lain mau tau price listnya aja harus email , udah gitu lama lagi emailnya.


karna budget yang minim abis aku cuma mampu pakai veneer yang murah, yaitu direct veneer. Direct veneer adalah veneer yang langsung diaplikasikan di gigi pasien menggunakan bahan resin composite, jadi pengerjaannya hanya butuh waktu 1-2 jam langsung jadi veneernya. Ada satu macam lagi veneer, namanya indirect veneer , nah kalo indirect veneer ini pakai bahan porcelain yang pengerjaannya di lab , jadi butuh waktu 1 minggu untuk prosesnya sampai veneer itu jadi. Veneer ini bisa patah dan berubah warna juga jadi jeng sis yang mau pakai mesti hati-hati kalau makan , ya ibaratnya abis pakai veneer mesti makan "cantik" 😝😝


Budget yang aku habiskan waktu itu kurang lebih 4,2 juta , itu udah termasuk direct veneer 3 gigi + scalling + partial denture yang valplast 5 gigi tiruan. kebayang ga berpa banyak gigi aku yang ompong ada 8 wkwkwk

sehabis pakai veneer aku susah makan selama 4 hari karna masih menyesuaikan bentuk gigi baru wkwkwk
tapi setalahnya aku udah bisa makan seperti biasa. nanti kalo udah ketemu foto gigi aku sebelum pakai veneer akan aku postnya, sementara aku post foto yang udah pakai veneer dulu (partial denturenya belum jadi)